Konteks Historis dan Sosial dalam Penyusunan Tafsir Faidh al-Rahman Karya K.H. Sholeh Darat

Authors

  • Indra Kusdiana Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Kepulauan Riau
  • Muhith Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Kepulauan Riau

DOI:

https://doi.org/10.60041/jap.v4i1.321

Keywords:

Konteks Historis, Sosial, Tafsir Faidh al-Rahman

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis interelasi antara konteks sosial-historis dengan kandungan Tafsir Faid al-Rahman fi Tarjamah Tafsir Kalam Malik al-Dayyan karya K.H. Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani (K.H. Sholeh Darat). Ditulis pada akhir abad ke-19 di tengah ketegangan kolonial Belanda, eksploitasi ekonomi, dan pengawasan ketat pemerintah, tafsir ini diposisikan sebagai respons intelektual dan perlawanan kultural. Menggunakan pendekatan Sosiologi Pengetahuan (Karl Mannheim), penelitian ini mengkaji bagaimana latar belakang anti-kolonial K.H. Sholeh Darat, pengalaman Perang Jawa, dan interaksinya dengan tokoh pencerah seperti R.A. Kartini, secara sadar memengaruhi corak penafsiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan mufasir menggunakan aksara Pegon dan menonjolkan corak akhlak-sufistik adalah strategi cerdas untuk: 1) Memperkuat identitas keislaman dan nasionalisme (konsep hubbul wathan); 2) Menyediakan bimbingan moral dan spiritual di tengah penindasan; dan 3) Memperluas akses literasi Al-Qur'an bagi masyarakat awam dan perempuan Jawa. Dengan demikian, Faid al-Rahman tidak hanya berfungsi sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai dokumen sosio-historis yang berperan vital dalam membangun moralitas dan otonomi intelektual Muslim Nusantara, menjadikannya cerminan ideologi yang terlahir dari posisi sejarahnya

References

Bahrudin, [Inisial]. (2022). Politik kolonial Belanda dan respons tafsir Al-Qur’an di Nusantara. Jurnal Sejarah, 10(1), 55–70.

Bidin, A. (2017). Peningkatan perkembangan moral anak melalui metode cerita bergambar TK Lembah Sari Agama. Jurnal Agama Sosial dan Budaya, 4(1), 9–15.

Faiz, A. (2020). Tafsir Nusantara: Corak dan perkembangan kajian. Pustaka Pelajar.

Fudhail, A. (2020). Faid al-Rahman sebagai perisai intelektual K.H. Sholeh Darat menghadapi westernisasi. Jurnal Al-Bayan, 15(2), 280–295.

Hadi, S. (2021). Tradisi pesantren dan kosmopolitanisme Islam di masyarakat pesisir utara Jawa. Muqoddima: Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi, 2(1), 79–98. https://doi.org/10.47776/mjprs.002.01.06

Hairul, M. A. (2022). Transformasi dakwah pesantren di era digital: Membaca peluang dan tantangan. An-Nida, 46(2), 219–237. https://doi.org/10.24014/an-nida.v46i2.20864

Howard, C. E., et al. (2017). Children’s mental health & emotional well-being in primary schools.

Husein, M. (2005). Tafsir Al-Qur’an kontemporer. Pustaka Pelajar.

Machmud, A. (2020). Genealogi intelektual K.H. Sholeh Darat: Studi ayah beliau dan keterkaitan dengan Pangeran Diponegoro. Jurnal Al-Turas, 15(2), 215–218.

Masrur, M. (2012). Kyai Sholeh Darat, tafsir Faid al-Rahman, dan R.A. Kartini. At-Taqaddum, 4(1), 99–115.

Misbah, A., & Bahru, R. (2022). Sejarah pesantren dan tradisi keilmuannya di Jawa. Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam, 1(2), 83–96. https://doi.org/10.38073/aljadwa.v1i2.796

Mu’minin, A. (2018). Tasawuf dalam tafsir Faid al-Rahman: Analisis pemikiran K.H. Sholeh Darat. Jurnal Al-Turas, 26(1), 102–105.

Muhammad, I. A., Ikke, F., & Aulia, A. (2024). Jaringan ilmu Nusantara–Timur Tengah dan peran pesantren dalam jaringannya. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 192–198. https://doi.org/10.71242/xwz2pq04

Mustaqim, A. (2010). Epistemologi tafsir kontemporer. Idea Press.

Nafiza, A. Z., & Rahman, P. (2025). Dinamika perkembangan tafsir Al-Qur’an era reformasi hingga sekarang. Jurnal Pendidikan Sosial, 1(3), 256–263.

Nurhidin, E. (2021). Strategi implementasi moderasi beragama M. Quraish Shihab dalam pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam. Advance online publication. http://journalfai.unisla.ac.id/index.php/kuttab/article/view/686

Shihab, M. Q. (2017). Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan.

Silkyanti, F. (2019). Analisis peran budaya sekolah yang religius dalam pembentukan karakter siswa. Journal Values and Character Education, 2(1), 36–45. https://doi.org/10.23887/ivcej.v2i1.17941

Tafsir, M., & Sosial, P. (2019). Tafsir emansipatoris pembumian metodologis. Jambura Journal of Educational, 3(1), 131–151.

Walida, D. T. (2024). Tekstualitas dan kontekstualitas dalam penafsiran dan pengaruhnya bagi kehidupan sosial kemasyarakatan. Journal of Knowledge and Collaboration, 2(2), 468–481. https://doi.org/10.59613/jsx9af23

Downloads

Published

2026-02-09

How to Cite

Kusdiana, I., & Muhith. (2026). Konteks Historis dan Sosial dalam Penyusunan Tafsir Faidh al-Rahman Karya K.H. Sholeh Darat. JURNAL ARMADA PENDIDIKAN, 4(1), 123–132. https://doi.org/10.60041/jap.v4i1.321